Dosen FBS Unesa Gelar PkM Seni dan Sastra di Sanggar Bimbingan Mualim Malaysia
Dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri
Surabaya (Unesa) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM)
bidang seni dan sastra di Sanggar Bimbingan Mualim, Malaysia, bekerja sama
dengan pimpinan sanggar Siti Zurriyah Sholihah, M.Ed., TESL. Kegiatan ini
bertujuan meningkatkan kreativitas, ekspresi seni, serta literasi budaya
anak-anak Indonesia yang belajar di sanggar tersebut.
PkM ini dipimpin oleh Marsudi, S.Pd., M.Pd. selaku Ketua
PkM, dengan dukungan tim dosen lintas bidang seni, sastra, bahasa, tari, dan
musik dari FBS Unesa. Turut hadir dan memberikan penguatan akademik Prof. Dr.
Anik Juwariyah, M.Si. dan Dr. Setyo Yanuartuti, M.Si., yang membimbing langsung
praktik seni pertunjukan kepada peserta.
Beragam materi praktik diberikan secara interaktif. Dra.
Indah Chrysanti Angge, M.Sn. membawakan pelatihan kriya tekan, sementara Fera
Ratyaningrum, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi pewarnaan pakaian dengan teknik
gulijat yang disambut antusias oleh para siswa. Pada bidang seni pertunjukan,
peserta mendapatkan materi praktik tari yang dikolaborasikan dengan musik
pengiring oleh Agus Suwahyono, S.Sn., M.Pd.
Kegiatan ini juga melibatkan dosen Program Magister FBS
Unesa, di antaranya Dr. Syamsul Sodiq, M.Pd dan Dr. Titik Indarti, M.Pd yang
memberikan materi mendongeng sebagai sarana penguatan imajinasi dan kemampuan
berbahasa anak. Sementara itu, sesi pantomim dipandu oleh Dr. Welly Suryandoko,
S.Pd., M.Pd., yang berhasil menciptakan suasana pembelajaran penuh keceriaan
dan tawa.
Selain itu, dukungan akademik dari bidang pendidikan bahasa
turut diperkuat oleh Ahmad Munir, S.Pd., M.Ed., Ph.D. (S2 Pendidikan Bahasa
Inggris FBS Unesa), yang memberikan perspektif pembelajaran kreatif berbasis
bahasa dan seni.
Pimpinan Sanggar Bimbingan Mualim, Siti Zurriyah Sholihah,
M.Ed., TESL, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dosen-dosen Unesa.
Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu pengembangan potensi seni dan
kepercayaan diri anak-anak. “Anak-anak terlihat sangat senang, para pelatih pun
merasa terbantu. Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini dapat terus
berlanjut,” ujarnya.
Kegiatan PkM ini ditutup dengan refleksi bersama dan
penampilan singkat hasil praktik peserta. Ekspresi kebahagiaan anak-anak
menjadi indikator keberhasilan kegiatan, sekaligus menegaskan komitmen FBS
Unesa dalam memperkuat diplomasi budaya dan pendidikan seni lintas negara
melalui pengabdian kepada masyarakat. (Sumber: ringkasjatim.com)