UJIAN TESIS PBI 2026
Penyusunan tesis ini menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam perjalanan akademik saya. Setiap tahap, mulai dari merumuskan masalah penelitian, menelaah berbagai referensi, mengumpulkan dan menganalisis data, hingga menyempurnakan tulisan berdasarkan masukan dosen pembimbing dan dosen penguji, memberikan pelajaran yang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk ketekunan, kedisiplinan, dan kemampuan berpikir kritis. Di sisi lain, saya juga harus menjalankan tanggung jawab sebagai mahasiswa sekaligus sebagai guru yang terikat dengan instansi dan tidak bisa meninggalkan tanggung jawab mengajar. Situasi tersebut menuntut kemampuan mengatur waktu secara bijaksana, menentukan prioritas, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk menyelesaikan bagian demi penyusunan tesis. Waktu di luar jam kerja sering digunakan untuk membaca literatur, menyusun analisis, dan melakukan revisi. Bagi saya, dalam penyelesaian tesis ini memerlukan komitmen serta konsistensi yang terus dijaga.
Ujian tesis menjadi penutup dari rangkaian ikhtiar tersebut sekaligus kesempatan untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian secara ilmiah. Berbagai pertanyaan, masukan, dan kritik dari dosen penguji tidak hanya menyempurnakan penelitian, tetapi juga memperluas cara pandang saya terhadap penelitian ilmiah. Ketika menengok kembali seluruh rangkaian yang telah dilalui, saya menyadari bahwa setiap keterbatasan waktu, kelelahan, dan revisi yang berulang merupakan bagian dari proses pendewasaan yang mengajarkan arti kesabaran, ketangguhan, dan tanggung jawab. Pengalaman ini meneguhkan keyakinan bahwa keberhasilan tidak lahir dari kemudahan, melainkan dari kesediaan untuk terus belajar, beradaptasi, dan tetap melangkah dengan sungguh-sungguh hingga tujuan dapat dicapai.