Struktur dan Komponen dalam Kurikulum OBE
Struktur dan Komponen dalam Kurikulum OBE
- Program Educational Objectives (PEO) - Tujuan
Pendidikan Program: Pernyataan luas tentang apa yang diharapkan akan
dicapai lulusan dalam 3-5 tahun setelah menyelesaikan studinya (karir dan
pencapaian profesional).
- Program Learning Outcomes (PLO) - Capaian
Pembelajaran Lulusan (CPL): Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh
setiap lulusan suatu program studi. CPL ini merupakan penjabaran dari PEO dan menjadi acuan utama untuk
semua mata kuliah.
- Course Learning Outcomes (CLO) - Capaian
Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK): Kompetensi spesifik yang harus
dikuasai siswa setelah menyelesaikan suatu mata kuliah. CLO
ini harus berkontribusi langsung dan selaras dengan pencapaian PLO.
- Sub-CLO/Indikator
Penilaian: Rincian lebih detail dari CLO yang dapat diukur dan
diamati, digunakan sebagai panduan untuk penilaian.
- Proses
Pembelajaran (Kegiatan Pembelajaran): Berbagai aktivitas yang
dirancang untuk memungkinkan siswa mencapai CLO (seperti kuliah,
praktikum, proyek, diskusi, dll.).
- Penilaian
(Assessment): Berbagai metode dan instrumen untuk mengumpulkan bukti
bahwa siswa telah mencapai CLO (seperti tes, kuis, presentasi, laporan,
portofolio, dll.). Penilaian dalam OBE bersifat authentic assessment,
yaitu menilai kemampuan siswa dalam konteks nyata.
- Evaluasi
dan Perbaikan Berkelanjutan (Continuous Quality Improvement - CQI): Data
dari hasil penilaian dianalisis untuk mengevaluasi efektivitas kurikulum.
Hasil evaluasi ini digunakan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan
terhadap proses pembelajaran, materi, dan kurikulum itu sendiri. Ini
adalah siklus yang tidak pernah berhenti.