Prinsip-Prinsip Dasar OBE
Prinsip-Prinsip
Dasar OBE (4 Prinsip Utama)
OBE
berdiri di atas empat pilar prinsip utama, yang sering disingkat SCSC:
- Clarity
of Focus (Fokus yang Jelas)
- Semua
aktivitas pembelajaran, penilaian, dan evaluasi harus secara jelas
diarahkan untuk mencapai hasil belajar yang telah ditetapkan di awal.
- Baik
pengajar maupun siswa harus sama-sama memahami dengan jelas kompetensi
apa yang harus dikuasai di akhir perkuliahan atau program.
- Designing
Backwards (Perancangan Mundur)
- Ini
adalah ciri khas paling menonjol dari OBE. Proses perancangan kurikulum
dimulai dari akhir.
- Langkah-langkahnya:
a. Tentukan hasil akhir yang diinginkan (kompetensi lulusan).
b. Rancang metode penilaian untuk membuktikan bahwa hasil tersebut telah tercapai.
c. Barulah merancang kegiatan pembelajaran yang paling efektif untuk mempersiapkan siswa mencapai hasil tersebut. - High
Expectations (Ekspektasi yang Tinggi)
- OBE
menetapkan standar yang tinggi dan menantang bagi semua siswa.
- Prinsip
ini percaya bahwa semua siswa dapat berhasil, tetapi mungkin dengan cara
dan waktu yang berbeda. Pengajar dituntut untuk memberikan berbagai
peluang dan dukungan (scaffolding) agar setiap siswa dapat mencapai
standar yang telah ditetapkan.
- Expanded
Opportunities (Kesempatan yang Luas)
- Karena
setiap siswa memiliki kecepatan dan gaya belajar yang berbeda, OBE
menyediakan multiple opportunities (berbagai kesempatan) untuk belajar
dan menunjukkan kompetensinya.
- Jika
seorang siswa belum berhasil pada penilaian pertama, ia diberi kesempatan
untuk belajar kembali dan dinilai kembali dengan cara yang mungkin
berbeda, hingga ia mencapai kompetensi yang diharapkan.